Live Baccarat_Casino game_Indonesia Lottery Official Website_Lottery purchase_The foreign baccarat master's play style

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Platform judi online

AlaBaccarat Super SumsaBaccarat Super Sumn berBaccarat Super Sumikut masih bisa diterima dengan akal sehat walau terdengar cukup nyeleneh. Seseorang yang sudah lama menjalin hubungan dengan pasangannya, kadang nggak bisa melihat bagaimana dirinya yang sesungguhnya. Dalam hubungan, si pasangan acap kali merasa sudah cukup di matamu hanya karena dia berhasil menjadi milikmu, sehingga dia merasa tertantang dan penasaran, apakah orang lain di luar sana juga berpikir demikian. Mungkin lebih mudahnya, ia memastikan apakah daya tariknya masih memikat maut atau sudah pudar karena udah nggak lagi mancing di laut. Hitung-hitung pengen lihat, apakah pesona dan bakat modusnya masih berfungsi seperti saat melajang. Bisa jadi, cara ini juga menjadi ajang baginya untuk menjustifikasi bahwa dirinya layak dan bisa diterima oleh orang banyak. Atau bahkan, iseng ngumpulin fans aja~

Meskipun nyebelin, ternyata hal ini lumrah terjadi di kota-kota besar maupun kecil, survey GlobalWebIndex menyatakan bahwa 42% dari pengguna salah satu aplikasi kencan merupakan orang-orang yang sudah memiliki pasangan. Bisa dikatakan, hampir setengah dari akun-akun yang muncul dan siap untuk kamu swipe kanan adalah orang yang aslinya sudah terikat. Sebagai kekasih yang merasa terkhianat, rasanya kita dibuat bingung oleh kelakuan pasangan yang masih saja tengok kiri kanan. Apalagi jika hubungan kamu dan dia sedang adem ayem saja, lantas apa saja penyebab si dia mendaftar dan terlibat dalam aplikasi kencan? Nggak hanya berlaku untuk cowok, berikut Hipwee rangkumkan 5 alasan pasangan main aplikasi kencan yang mungkin terdengar basi bagimu, tapi cukup realistis untuk pacarmu.

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

“Serasa dunia milik berdua, yang lain ngontrak.”

Bukan, ini bukan lagi ngomongin pembeli ikan cupang lelangan. Tapi lagi membahas pacarmu yang isengnya keterusan. Banyak pengguna aplikasi kencan yang mulanya nggak benar-benar ingin mencari pasangan, tapi bagai main undian, ketemu profil menarik rasanya gatal ingin coba-coba. Sungguh dari awal nggak berkeinginan apa-apa selain seru-seruan, tapi banyak juga yang jadinya berlanjut untuk mengobrol dan berkenalan.

Awalnya cuma penasaran, tapi lama-lama ketagihan dan ketemu yang cocok sesuai keinginan. Akhirnya nggak pakai ragu, langsung COD tanpa permisi padamu.

Kenali polanya, kalau si dia memang sering bikin kamu jengkel dan patah hati, tandanya memang sudah bandel mendarah daging. Kalau sudah begini, jangan pernah berpikir untuk bisa pelan-pelan mengubahnya dengan menuntun ke jalan yang benar, lebih baik kamu angkat tangan dan nggak perlu lagi capek-capek berurusan. Daripada makan hati berulang kali, lebih baik kamu jalani saja hidupmu sendiri. Setelah putus dengan si dia, kamu pun bisa ikutan mengunduh aplikasi kencan untuk berkenalan lagi dan mencari pengganti. Tapi kalau di sana ketemu profil si dia, jangan diswipe kanan, ya!

Zaman sekarang cari angin sudah bukan lagi diartikan sebagai jalan-jalan menghirup udara segar, tapi juga bereksplorasi ke luar lingkaran untuk berkenalan atau sekadar melihat-lihat yang sekiranya bisa menjadi incaran. Salah satu cara termudah untuk mewujudkannya adalah dengan mengunduh dan berselancar di aplikasi kencan. Bayangkan saja, dalam 10 menit kita bisa bertemu dengan banyak orang yang baru hanya dengan menggeser jempol ke kiri dan ke kanan. Bukan karena hubunganmu yang udah basi, mungkin saja pasanganmu hanya iseng atau kepengen cari relasi. Tapi kalau perkara hati, masih kamu kok yang selalu dicari.

Hubungan yang dijalani dua kepala memang nggak selalu seiya sekata. Ada kalanya kamu dan dia merasakan hal yang berbeda. Boleh jadi kamu enjoy menjalaninya, tapi diam-diam si dia lagi bosan dan jenuh dengan keseharian kalian yang itu-itu saja. Rasa bosan acap kali menjadi musuh dan salah satu ujian terberat dalam suatu hubungan, karena kedua pihak sering abai dan nggak mencari solusi yang tepat dan baik untuk disepakati bersama. Bukannya dibicarakan, si dia malah kabur cari pelarian. Swipe kanan, swipe kiri, berharap sukses meredam jenuh padahal hanya bikin hubungan dia dan kamu semakin keruh. Alih-alih dapat pasangan baru yang lebih menyenangkan hati, si dia bisa jadi berujung sesal karena melangkah tanpa dipikirkan dengan dengan jernih.

Begitulah kiasan yang umum kita lontarkan pada sepasang kekasih yang kian lengket bermesraan. Kalau kamu pernah merasakannya, pasti kamu setuju bahwa manis hangatnya bagai pisang goreng dan bala-bala.

Kalau sudah cinta, rasanya memang ingin berduaan saja. Selama ada saranghaeyo, apapun yang kamu mau abang sih ayo. Tapi gimana nih, kalau pasangan kamu yang setiap hari jadi teman bertukar gombal dan rayuan, tanpa sepengetahuan malah sibuk swiping-swiping manja di aplikasi kencan? Awalnya sih mau berdua sehidup semati, sekarang malah banting setir bangun kos putri.